THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Kamis, 07 April 2011

Larut

Kemarin malam...
Aku duduk sendiri disudut kamarku
Termenung dalam kesunyian malam yang sendu
Rintik-rintik hujan yang jatuh di atap rumah
Berirama senada denganm alunan senar gitar yang kupetik
Larutku dalam melodi-melodi sendu yang kubuat
Bersama dengan dinginnya malam yang memelukku

Aku bernyanyi dan mengingat sesuatu tentang dirimu
Suaraku yang serak memang tak senada dengan melodi yang kumainkan
Terasa sesuatu perasaan yang perih dalam hati ini
Mengapa? Aku pun tak tahu...

Aku terus bernyanyi dan memainkan gitarku
Rintik-rintik hujan telah berhenti, tapi aku belum berhenti bernyanyi
Aku termenung sendirian dimalam yang dingin itu
Hanya bisa bernyanyi, bernyanyi dan bernyanyi sendirian
Karena aku tak ingin mendengar suara kesunyian
Dan aku tak ingin menangis dalam kesunyian ini

Kemarin malam...
Aku duduk sendiri di sudut kamarku
Aku tetap memainkan gitarku dan menangis...
Walaupun rintik hujan telah berhenti membasahi malam itu...

29 Juli

Waktu terus berputar...
Takkan pernah berhenti untuk menangisi raga yang telah mati
Jiwa-jiwa penasaran berkelana mencari kepastian
Berusha menghentikan waktu dengan tangannya yang kering dan rapuh
Tidak bisa kembali ke raga karena telah hancur dilumat tanah

Aku duduk disamping pusaran bisu itu
Membatu menatap nisan tua kelabu itu
Bermimpi untuk menjadi bagian dari mereka
Dan berharap bisa menghentikan waktu agar semuanya membeku
Tiada siang yang begitu panas dan tiada malam yang begitu dingin
Semuanya menjadi kelabu dan suram tanpa warna...

Waktu terus berputar...
Meninggalkan luka-luka masa lalu yang tak terperi
Aku masih duduk membisu disamping pusara bisu itu
Berpikir bagaimana caranya memutar balik waktu yang berlalu itu
Memecahkan memori-memori pahit dan indah yang pernah kualami
Kutatap nisan kelabu itu dan tersenyum getir
Kutinggalkan setitik kenangan yang tersisa itu dan berharap takkan pernah terulang lagi
Pada hidupku dan hariku yang baru disana
29 Juli 1993-29 Juli 2020

Sabtu, 02 April 2011

Lolongan Serigala Bodoh

Angin musim semi telah pergi...
Nyanyian musim panas telah berakhir...
Dedaunan musim gugur telah jatuh
Dinginnya musim dingin telah mencair...

Aku... Diriku...
Terdiam di dalam ruangan kamarku
Duduk sendirian menanti detik-detik Thanatos menjemputku pulang...
Aku sebenarnya tidak ingin makhluk kelam itu menjemputku!
Aku masih mau disini! Merasakan kehidupanku dan duniaku!

Hei...
Dengarkanlah laguku...
Lagu yang kubuat dengan nada-nada falset dan harmoni yang tak beraturan
Mungkin ini adalah lagu kematian untuk menyambut datangnya Thanatos yang kelam itu

Jam dinding pun berhenti berputar...
Mungkin dia pusing mendengarkan ocehanku yang tak karuan ini...

Bodoh! Apa karena penderitaanku ini, aku menjadi bulan-bulanan diriku sendiri!?
Apakah aku yang kalah oleh diriku sendiri berhak menjadi bulan-bulananmu!?
Otakku juga sedang berpikir!
Berpikir bagaimana caranya berlari dari kejaran kebodohanku dan bersembunyi di balik ketiak waktu untuk berubah!
Berpikir mencari jalan keluar yang terbaik tanpa menimbulkan masalah hidup!
Biarkan saja mereka yang mencaciku!
Biarkan saja mereka menyebutku bajingan!
Itu karena mereka saja yang tidak tahu! Tidak tahu kenapa aku berbuat seperti ini!

Dengar!
Apa yang kuperbuat ini atas dasar alasan yang belum kalian pahami!
Seenaknya saja menyebutku sebagai manusia yang tidak tahu malu!
Lihatlah dengan kedua mata telanjang kalian!
Kalau mau, akan kulumat dagingku sendiri didepan kalian!
Kuminum darah ayam cemani itu didepan mata kalian!
Agar kalian puas! Agar kalian tahu!!

Masalahnya...
Aku sendiri juga bodoh!
Kenapa aku tak mau menceritakannya...
Sebab... Aku tak mau mereka melolong mengolok-olok diriku!
Tapi biarlah...
Toh... Sekarang Thanatos sudah tiba.
Dia tersenyum penuh kelicikan kepadaku
Walaupun aku belum siap... Tapi ini memang sudah jalanku...

Kamis, 31 Maret 2011

Jalan Kehidupan

Jalan didepan itu masih misteri...Harus terus melangkah agar tahu apa yang ada didepan
Mungkin saja jalan bercabang yang dimana harus memilih
Atau jalan yang buntu yang berarti akhir dari segalanya...

Tapi untuk membuktikannya harus melangkah terus
Dan jangan berhenti di tengah-tengah...
Kadang kala menginjak kerikil-kerikil yang tajam
Atau tersandung batu yang tersebar dijalan itu
Pernah juga terjatuh karena tak mampu menahan lelah dan letih...

Jangan pernah berpaling dari jalan itu
Mungkin saja seseorang menunggu didepan sana sembari mengulurkan tangannya
Menolong, berjalan, dan berlari bersama di jalan itu...
Harapan itu takkan hilang bila terus berusaha untuk mewujudkannya
Kesempatan datang dua kali dan jangan di buang atau disia-siakan...

Jalan didepan itu masih misteri...
Percayalah, pasti bisa bertemu walau dirasa mustahil
Teruslah melangkah, berlari dan jangan menoleh kebelakang
Biarkan angin semangat dan kekuatan mendorong punggung
Karena agar tahu apa yang ada didepan
Harus terus melangkah...

Senin, 28 Maret 2011

Bangau-Bangau Kertas

Hei...
Masihkah aku ingat bangau-bangau kertas yang kuberikan padamu?
Mereka berwarna warni layaknya pelangi yang menghiasi langit...
Sayangnya... Mereka tak mampu terbang...
Walaupun mereka memiliki kedua sayap

Sama seperti aku...
Aku hanya manusia biasa...
Manusia biasa yang ingin mencintai orang secara sempurna
Tanpa kekurangan suatu apapun...
Walaupun semua itu hanya mimpi bagiku...

Masihkah kau ingat...
Bangau-bangau kertas yang kuberikan padamu?
Itu adalah tanda cintaku padamu...
Untuk selama-lamanya...

Kamis, 03 Februari 2011

Ayuki Masaomi

 Ahahahahahaha.... Iseng2 liat notes di FB ternyata ada formulir OC saya di KHR!!! XD
Ini dia :

 Nama Samaran : Ayuki Masaomi (Ayu, Ayuchii, Chibi-chan)

Umur : 14 tahun (mudain dikit diri gw *plak*)

Flame Normal : Sun

OOF flame : Earth
Warna : Cokelat tua

Folle Ring : bentuknya spiral ditengahnya ada batu berwarna ungu

flameWeapon : bentuknya kayak kendama, cuma bolanya terbuat dari besi berdiameter 2 meter ada durinya yang terhubung ama rantai ke palu godam besar beratnya hampir 30 kilo *hanya Ayu yang bisa bawa*

Animal box : Nue (bentuknya kayak zanpakutounya Renji yang versi animalnya)

- Mata : cokelat dan bersinar ceria

- Tinggi/berat : 144cm/39kg *chibi!!! XD*

- Human Form : cewek berambut pendek item, pake seragam sekolah sailor, imut, selalu terlihat ceria, pakai handband di tangan kirinya, pake anting pemberian almarhum kakaknya di daun telingan kanannya, badanya kecil (sering dikira anak SD),

- Personality : anaknya super riang, super aktif dan super ceria, nggak mudah menyerah, paling anti sama cewek sok centil, sok imut, sok cantik da sok-sok lainnya, ramah dan baik, bila serius di jamin nggak ada yang berkutik, kadang angin-anginan, pelupa dan paling benci kalau nggak di anggep ada sama orang lain dan kehilangan orang yang dicintainya,lebih suka menyendiri daripada bersama yang lain, suka makan-makanan manis, cenderung santai.

- Historis :
Awalnya mau liburan ke Jepang, eh...salah masuk terminal jurusan Jakarta-Bogor trus keliru anggkot jurusan Blok M-Ragunan. Habis itu mampir ke bandara buru-buru naek pesawat nggak tahunya salah naek pesawat ke Italy, langsung ajah deh nggak nyia-nyiain kesempatan ke Venesia naek gondola eh ketemu ma orang tinggi besar, item, matanya ijo, keliatan galak yang mau ngajak Ayu ikut Folle Famiglia, ya udah deh...nyerah! *ngibarin white flag*

Dan Inilah sang Ayuki Masaomi alias Ayu!! XD

 Gambar bikinan sendiri....
Jelek banget keliatan!! XP

Laen2 :
1. What's your OC job @folle famiglia?? (bukan dalam bentuk penyamaran)
fighter dan guard terkuat

2. What's your OC job @normal life?
Murid kelas 3 SMP (sering dikira anak SD karena badannya kecil)
...
3.Siapa guradian vongola yg anda awasi dan bagaimana caranya anda mengawasinya??
Hibari Kyouya! sebagai sodara jauh yang jauh.......

4. Apa OC pernah kenal/ketemu salah satu/banyak anggota vongola sebelum gabung ke-FF?? bagaimana hubungannya??
pernah ketemu sama kakak tinggi besar yang ngajak ke FF. Awalnya nggak mau tapi karena ada ancaman dan tahu kekuatan Ayu...ikut deh akhirnya...

5. Jurus2 yg dimiliki OC anda??
- Breaking Earth : memukul godam ketanah, mampu membuat tanah tersebut hancur
- Swing Ball : memutar bola besi berduri ke segala arah
- Hard Rock : melempar bola besi ke arah lawan

6. Kewarganegaraan/asal-usul OC anda??
Jepang

7. Apa Oc anda akan menunjukan wujud aslinya?? alasan?



Wujud aselinya emang anak kecil. ntar dia saia bikin dies kok! *plak*

8. Relasi dengan sesama anggota FF??



Nggak ada

9. Kekurangan dan kelebihan OC anda?
Kekurangan :
- Mudah males kalo angin2nan
- Pelupa
- trauma sama kabut
- punya cedera di pundak

Kelebihan :
- Super lincah
- Mampu mengangkat benda yang berat seperti balok baja
- Pantang menyerah
- suka menyemangati orang lain

10. Awalnya saat berada di Italia dia bertemu dengan kakak yang bernama Kuroichi Nightroad atau yang dia panggil "Nii-chan". Nii-chan mengajaknya bergabung ke FF. Awalnya Ayu tidak mau karena kakak itu memaksa. Tapi berkat ancaman dan tahu rahasia Ayu. Akhirnya Ayu ikut. Di FF Ayu tidak berelasi dengan siapa saja karena Ayu merasa dirinya lahir dari kegelapan dan tidak bisa memberi cahaya pada orang lain dan menggunakan sifatnya itu untuk menutupi sifat aselinya.

-SEKIAN-

Selasa, 25 Januari 2011

Home

Langkah - langkah kecil dijalan setapak yang berliku

Bagai sekawanan anak kijang yang berlari riang

Membawa segenggam keceriaan dan kebahagiaan

Hati berdebar saat melihat laut yang biru

Kesedihan kini berganti kebahagiaan

Hati yang dulu sempat kalut

Dalam kesepian yang merasuki saat jauh dari rumah

Kini semuanya ada disini, berkumpul jadi satu

Merasakan angin yang berhembus lembut

Anak kecil tertawa riang membawa kincir angin mainan

Berlari kecil menyusuri jalan kecil itu

Teringat saat masa kecil yang indah

Bermain bersama kelinci putih

Tidur di pangkuan ayah dan ibu

Bermain dengan hujan dibawah payung biru yang besar

Mendengarkan suara serangga yang bernyanyi tiap musim panas

Berburu kunang-kunang di malam penuh bintang

Rindu cinta yang membara dari tempat itu

Ucapkan "Selamat datang" saat aku pulang kerumah

Dan aku akan berkata "Aku pulang" ketika kalian menyambutku pulang

Kesendirian kini berganti kebahagiaan

Aku pulang membawa kerinduan yang mendalam

Kususuri jalan setapak itu yang berliku itu

Untuk menuju tempat yang kusebut "rumah"